Kamis, 18 Desember 2014

IAID CIAMIS

INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM (IAID) CIAMIS-JAWA BARAT

SEJARAH INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM  
  
Rektor
Dr. H. Fadlil Munawwar Manshur, M.S.

          Institut Agama islam Darussalam (IAID) adalah Perguruan Tinggi Agama Islam yang menggabungkan pendidikan akademik dan pendidikan kepesantrenan yaitu Pondok Pesantren Darussalam.
Pendidikan Tinggi Islam yang lahir pada tanggal 1 Juni 1970 ini sejak
lama dipecaya pemerintah dan masyarakat untuk mendidik calon-calon sarjana-ulama-cendekia, yang memiliki keislaman,  keilmuan, kebangsaan dan kemasyarakatan. 
Kepercayaan itu dibuktikan dengan jumlah ribuan alumni yang tersebar hampir di seluruh pelosok Nusantara dalam berbagai peran dan kedudukan.

Kamis, 30 Oktober 2014

HANDAI TOLANKU



Sejarah Desa Cibanten
SITUS DAN KEBUDAYAAN
DI DESA CIBANTEN KEC. CIJULANG KAB. PANGANDARAN


Secara umum di Desa Cibanten tidak bisa menunjukkan situs atau cagar budaya yang dilindungi secara resmi baik oleh pemerintah setempat maupun pemerintah yang lebih atas. Namun demikian bukan berarti bahwa di Desa Cibanten tidak ada sejarah kehidupan masa lampau sama sekali. Akan tetapi bukti-bukti fisik yang bisa diperlihatkan kepada generasi muda tidak ada. Sementara itu, daerah ini tdak termasuk daerah yang pernah dijadikan pusat kegiatan kerajaan masa lampau.
Adapun menurut ceritera dari mulut ke mulut ada beberap legenda yang mengarah pada sejarah terbentuknya asal mula adanya kehidupan di daerah Desa Cibanten. Hanya saja para penyampai pesan ceritera itu tidak bisa menunjukkan bukti fisik yang mendukung kekuatan ceritera tersebut. Baik dalam bentuk artepak-artepak, prasasti, pekakas kuno, tugu batu, maupun bangunan-bangunan kuno.


Jumat, 24 Oktober 2014

dakwah dan musik

Iwan Fals sedang menanam pohon di komplek pondok pesantren dalam perjalanan spiritualnya
Iwan Fals menanam pohon di lingkungan pondok pesantren
Dalam rangka memupuk kesadaran dalam beragama, Ki Ageng Ganjur jogja sebagai sebuah komunitas musik religi dan akulturutif melaksanakan dakwah Islam dengan mengikuti cara dakwah yang dulu pernah dilakukan oleh wali songo dalam menyebarkan Islam di nusantara dengan perantara seni dan budaya, terutama wayang dan gending yang waktu itu disukai oleh masyarakat jawa, sehingga lebih mudah diterima.

Saat ini, sebagai teladan dari wali songo tersebut, Ki Ageng Ganjur yang di pimpin oleh Dr. Al-zastrouw melakukan kegiatan dakwah yang serupa, yaitu berkeliling dari satu daerah ke daerah lainnya dengan perantara musik melalui event-event seperti perjalanan spiritual, konser religi, pentas ekstraligi jelang Ramadhan, pentas seni dan budaya Islam dll.